Minggu, 03 Oktober 2010

Perusahaan Wisata Optimistis Capai Target

JAKARTA - Perusahaan wisata milik Pemerintah DKI Jakarta, PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk optimistis target pertumbuhan jumlah kunjungan wisatawan 5,0 persen tahun ini dibanding 2009 yang 14 juta wisatawan bisa tercapai disebabkan tingginya arus pengunjung selama lebaran ini.



Media Relation Ancol, Sophie mengatakan, pihaknya menargetkan jumlah kunjungan selama dua pekan libur lebaran ini sekitar 1,4 juta jiwa, lebih tinggi dibanding tahun lalu yang 1,1 juta jiwa disebabkan banyaknya acara yang ditawarkan pada pengunjung serta telah selesainya renovasi beberapa wahana permainan.

“Untuk mengantisipasi antrean pengunjung selama libur lebaran ini kami menyiapkan 85 pintu masuk, dari 40 pintu masuk yang dibuka pada hari biasa, kemudian pengamanan juga ditingkatkan dengan menempatkan sekitar seribu petugas keamanan dari TNI, Polri, Satpol PP dan Security Ancol,” katanya, Senin (13/9).

Pada libur lebaran hari pertama atau Jumat (10/9), kata dia jumlah kunjungan wisatawan mencapai 75 ribu orang dan hari kedua lebih dari 100 ribu orang. Dengan demikian target 1,4 juta jiwa selama libur lebaran ini bisa dicapai.

Untuk meningkatkan jumlah wisatawan perseroan menawarkan beberapa program musik atau konser musik dari beberapa artis terkenal seperti Ridho Rhoma, Rhoma Irama, The Changcuters yang diselenggarakan di Pantai Carnaval. Di Pantai Festival digelar pagelaran musik serupa dengan menampilkan Mulan Jameela, Cinta Laura, Drive, Kerispatih, Blackout, dan Panthom.

Sekretaris Perusahaan Ancol Fransiscus Xaverius Husni mengatakan, pihaknya yakin target pertumbuhan jumlah pengunjung sebesar 5,0 persen pada tahun ini dibanding tahun lalu yang 14 juta pengunjung bisa tercapai karenanya tingginya tingkat kunjungan wisatawan selama lebaran ini. Selain lebaran, peningkatan kunjungan wisatawan juga akan terjadi selama Natal dan Tahun baru ini.

Tingginya jumlah kunjungan wisatawan tersebut diyakini bisa mendorong pemenuhan target pertumbuhan pendapatan 10-15 persen pada tahun ini, dibanding 2009 yang 898,3 miliar rupiah.

Pada semester satu ini saja, perseroan telah membukukan pendapatan 376,9 miliar rupiah naik 52,7 persen dibanding periode sama 2009 yang 246,9 miliar rupiah. Kemudian laba bersih 49,13 miliar rupiah naik 22,2 persen dibanding semester satu 2009 yang 40,2 miliar rupiah.

Perseroan optimistis kinerja pendapatan pada semester dua ini akan naik signifikan karena ada hari raya Idul Fitri, Idul Adha, Natal dan Tahun baru yang akan mendongkrak jumlah kunjungan wisatawan ke Ancol.

Selain dari sector wisatan Ancol, perseroan juga mengharapkan kontribusi pendapatan yang cukup tinggi dari sektor properti atau sekitar 50 persen seiring telah dilaunchingnya proyek baru yang diberi nama Marina Rivers.

Analis PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) Dipo Akbar Panuntun dalam riset yang dipublikasikan Maret 2010 mengatakan, sebagai sarana rekreasi terbesar di Indonesia pendapatan Jaya Ancol dari tiket rekreasi akan terus meningkat tiap tahun. Pada 2005 hingga 2009, Pefindo mencatat pendapatan perseroan dari tiket rekreasi tumbuh dengan rerata pertumbuhan sebesar 20 persen per tahun.

Penjualan tiket tersebut menjadi penyelamat kinerja Jaya Ancol pada tahun lalu. Ketika pendapatan perseroan dari sektor properti turun 79 persen secara tahunan, pendapatan dari penjualan tiket justru naik 20 persen secara tahunan, diikuti peningkatan pendapatan hotel dan restoran sebesar 29 persen.

Sementara itu, langkah perseroan yang berencana menambah wahana permainan baru atau Eco Park di Dunia Fantasi (Dufan) yang mulai beroperasi pada akhir 2010 dinilai akan berdampak langsung pada kinerja tahun ini, meski wahana tersebut baru terealisasi pada akhir tahun. (gus).


Tidak ada komentar: